Review Makna Lagu High Hopes: Harapan Tinggi

Review Makna Lagu High Hopes: Harapan Tinggi

Review Makna Lagu High Hopes: Harapan Tinggi. Lagu High Hopes milik Panic! at the Disco, yang dirilis Juni 2018 sebagai single utama dari album Pray for the Wicked (2018), masih menjadi salah satu anthem motivasi paling kuat dan sering diputar ulang hingga awal 2026. Hampir delapan tahun sejak rilis, lagu ini terus mendominasi playlist “morning motivation”, “gym pump-up”, dan “new chapter energy” di Spotify serta TikTok, dengan lebih dari 2,4 miliar streaming global dan status multi-platinum di berbagai negara. Di balik brass band yang megah dan vokal Brendon Urie yang penuh semangat, High Hopes menyimpan makna yang lebih dalam daripada sekadar lagu penyemangat: ia adalah cerita tentang ketahanan menghadapi kegagalan, penolakan, dan keraguan diri, serta keyakinan bahwa “had high hopes” adalah kekuatan terbesar untuk bangkit kembali. REVIEW FILM

Lirik yang Penuh Semangat dan Ketahanan: Review Makna Lagu High Hopes: Harapan Tinggi

Lirik High Hopes dibuka dengan gambaran yang sangat relatable: “Had to have high, high hopes for a living / Shooting for the stars when I couldn’t make a killing”. Brendon Urie menggambarkan perjuangan awal kariernya—saat Panic! at the Disco masih berjuang di industri musik, sering ditolak, dan dianggap tidak akan bertahan lama. Baris “Didn’t really feel like I was living” mencerminkan masa-masa ketika ia merasa stuck, tapi tetap memegang “high hopes” sebagai bahan bakar utama.
Refrain “Had to have high, high hopes for a living / Don’t you know that I’m a dreamer?” menjadi pengakuan sekaligus tantangan: mimpi besar sering kali dianggap naif atau tidak realistis oleh orang lain, tapi justru itulah yang membuat seseorang terus maju. “Mama said, ‘Fulfill the prophecy’ / Be something greater” adalah suara ibu yang mendorong, sementara “Go higher” adalah perintah pada diri sendiri untuk tidak puas dengan status quo. Lirik ini bukan sekadar motivasi kosong; ia lahir dari pengalaman nyata Brendon yang pernah hampir menyerah, tapi memilih untuk terus bermimpi meski dunia berkata “tidak mungkin”.
Verse kedua semakin memperdalam tema: “Never said I’d change, even when I knew I had to / The only thing I ever knew was that I had high hopes”. Ini adalah pengakuan bahwa perubahan sulit, tapi mimpi besar bisa menjadi alasan untuk terus bergerak maju meski harus berubah.

Produksi dan Vokal yang Membuatnya Begitu Menggelegar: Review Makna Lagu High Hopes: Harapan Tinggi

Produksi oleh Jake Sinclair dan Brendon Urie sendiri adalah salah satu yang paling megah di era pop-rock 2010-an: brass band yang bombastis, drum yang kuat, dan orkestrasi yang membangun seperti lagu-lagu Queen atau Panic! era awal. Tempo cepat sekitar 82 bpm tapi terasa lebih energik karena build-up yang dramatis. Vokal Brendon Urie di lagu ini adalah salah satu yang paling powerful dalam kariernya: dari nada rendah penuh keraguan di verse hingga falsetto tinggi dan penuh keyakinan di chorus “Had to have high, high hopes”.
Kontras antara melodi yang megah dan lirik yang jujur tentang kegagalan inilah yang membuat lagu ini begitu kuat: pendengar bisa merasa termotivasi sambil tetap merasakan perjuangan di balik kata-kata.

Makna Lebih Dalam: Harapan sebagai Bahan Bakar Hidup

Di balik kesan lagu penyemangat, High Hopes sebenarnya bicara tentang ketahanan menghadapi penolakan dan kegagalan. Brendon Urie pernah mengungkapkan bahwa lagu ini ditulis saat ia merasa kariernya hampir berakhir—Panic! dianggap “habis masa” setelah beberapa album kurang sukses komersial. “Had to have high hopes” adalah pengakuan bahwa mimpi besar adalah satu-satunya yang membuatnya terus maju, meski dunia berkata “kamu tidak akan berhasil”.
Lagu ini juga menyentil tema bahwa “high hopes” sering kali dianggap naif oleh orang lain, tapi justru itulah yang membedakan orang biasa dengan orang yang berhasil. “Shooting for the stars when I couldn’t make a killing” adalah pengingat bahwa kegagalan bukan akhir; ia adalah bagian dari perjalanan menuju sesuatu yang lebih besar. Makna terdalamnya adalah bahwa harapan tinggi bukan ilusi—ia adalah bahan bakar yang membuat seseorang bangkit setelah jatuh, terus bermimpi meski sudah berkali-kali gagal.

Kesimpulan

High Hopes adalah lagu yang langka: megah sekaligus sangat jujur, motivasi tapi penuh perjuangan, dan timeless tanpa terasa klise. Kekuatan utamanya terletak pada lirik yang relatable tentang kegagalan dan ketahanan, produksi brass band yang menggelegar, dan vokal Brendon Urie yang penuh semangat. Lagu ini berhasil menjadi teman bagi siapa saja yang sedang merasa stuck atau sering ditolak—membuat mereka merasa bahwa “high hopes” bukan kebodohan, melainkan kekuatan terbesar yang dimiliki manusia. Jika kamu sedang dalam fase “aku sudah berkali-kali gagal, tapi masih ingin bermimpi”, lagu ini adalah pengingat yang tepat: harapan tinggi adalah alasan kita terus bangun setiap pagi. Dengarkan sekali saja mungkin tidak cukup—karena setiap kali diputar ulang, kamu akan semakin yakin bahwa “shooting for the stars” adalah satu-satunya cara untuk hidup. High Hopes bukan sekadar lagu penyemangat; ia adalah pengakuan bahwa kegagalan hanyalah bagian dari perjalanan, dan mimpi besar adalah satu-satunya yang membuat hidup layak diperjuangkan. Dan itu, pada akhirnya, adalah makna paling kuat dari sebuah lagu.

BACA SELENGKAPNYA DI…

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *