Review Makna Lagu Come & Go: Refleksi Perjalanan Hidup. Come & Go, kolaborasi Juice WRLD dengan Marshmello yang dirilis Juli 2020 sebagai bagian dari album Legends Never Die, tetap menjadi salah satu lagu paling emosional dan banyak dianalisis hingga awal 2026. Hampir enam tahun sejak rilis, lagu ini terus mendominasi playlist “healing era”, “life reflection”, dan “late night thoughts” di Spotify serta TikTok, dengan lebih dari 2,3 miliar streaming global. Di balik beat Marshmello yang atmosferik dan vokal Juice WRLD yang rapuh, Come & Go menyimpan makna yang sangat dalam tentang siklus hidup yang datang dan pergi, rasa kehilangan yang tak terhindarkan, serta refleksi perjalanan hidup yang penuh naik-turun. Lagu ini bukan sekadar lagu patah hati atau party anthem; ia adalah pengakuan jujur Juice tentang ketidakpastian hidup, kematian yang mengintai, dan keinginan untuk tetap bertahan meski segalanya terasa sementara. REVIEW FILM
Lirik yang Penuh Refleksi dan Kesedihan: Review Makna Lagu Come & Go: Refleksi Perjalanan Hidup
Lirik Come & Go terasa seperti catatan harian yang ditulis di tengah malam. Baris pembuka Juice “Na-na-na, na-na-na-na-na-na-na / I try to be everything that I can” langsung menggambarkan perjuangan seseorang yang berusaha menjadi versi terbaik dirinya, tapi tetap merasa tidak cukup. Refrain ikonik “They come and go, but they come and go / They come and go, but they come and go” adalah pengulangan yang menyayat tentang orang-orang yang masuk dan keluar dari hidup—teman, kekasih, bahkan harapan itu sendiri.
Verse pertama penuh dengan rasa kehilangan: “I know it’s all in my head / I have a hard time with it / I know it’s all in my head”. Juice mengakui bahwa banyak rasa sakitnya berasal dari pikiran sendiri—overthinking, paranoia, dan trauma masa lalu yang terus menghantui. Baris “I got pain in my soul, I got pain in my soul” adalah pengakuan paling telanjang bahwa kesedihan itu bukan hanya dari luar, tapi juga dari dalam diri.
Marshmello di chorus memberikan kontras dengan melodi yang naik-turun, seolah-olah menggambarkan rollercoaster emosi yang dialami Juice. Lagu ini tidak memberikan solusi instan; ia hanya mengajak pendengar untuk menerima bahwa hidup memang seperti itu—semua datang dan pergi, termasuk orang yang kita cintai dan bahkan diri kita sendiri suatu hari nanti.
Melodi dan Vokal yang Membuatnya Terasa Sangat Pribadi: Review Makna Lagu Come & Go: Refleksi Perjalanan Hidup
Melodi produksi Marshmello sangat atmosferik: synth dreamy, piano lembut, dan beat trap yang pelan memberikan nuansa seperti lagu pengantar tidur yang sedih. Tempo sedang sekitar 158 bpm membuat lagu terasa seperti perjalanan panjang—tidak terburu-buru, tapi penuh refleksi.
Vokal Juice WRLD di lagu ini adalah salah satu yang paling rapuh dalam kariernya: dari bisikan penuh keraguan di verse hingga power note di chorus “They come and go” yang terasa seperti isak tertahan. Tidak ada efek berlebihan; suara Juice terdengar mentah dan jujur, seolah-olah ia sedang berbicara langsung ke pendengar yang pernah merasakan hal yang sama. Kontras antara melodi yang dreamy dan lirik yang penuh kesedihan inilah yang membuat lagu ini begitu kuat: pendengar bisa merasa damai sambil tetap merasakan beban emosional Juice.
Makna Lebih Dalam: Refleksi Perjalanan Hidup yang Sementara
Di balik kesan lagu patah hati biasa, Come & Go sebenarnya adalah refleksi tentang sifat sementara segala hal dalam hidup. Juice WRLD menggambarkan bahwa orang datang dan pergi, kesempatan datang dan pergi, bahkan hidup itu sendiri datang dan pergi. “They come and go” bukan hanya tentang kekasih atau teman; itu tentang segala sesuatu—mimpi, kesehatan, waktu, dan akhirnya kematian.
Lagu ini juga menyentil tema bahwa tumbuh dewasa sering kali berarti belajar menerima kehilangan. Juice pernah mengatakan bahwa lagu ini terinspirasi dari pengalaman kehilangan teman dan rasa takut kehilangan orang-orang terdekat. “I know it’s all in my head” adalah pengakuan bahwa banyak rasa sakitnya berasal dari overthinking dan trauma masa lalu, tapi juga pengingat bahwa kita bisa mengendalikan cara kita meresponsnya. Banyak pendengar merasa lagu ini seperti cermin: mereka melihat diri sendiri di posisi Juice—masih berjuang dengan rasa kehilangan, tapi juga mulai menyadari bahwa “come and go” adalah bagian alami dari perjalanan hidup.
Kesimpulan
Come & Go adalah lagu yang langka: melankolis sekaligus sangat jujur, sedih tapi penuh refleksi, dan timeless tanpa terasa usang. Kekuatan utamanya terletak pada lirik yang penuh pengakuan mentah, melodi atmosferik Marshmello, dan vokal Juice WRLD yang terasa seperti curhatan pribadi. Lagu ini berhasil menjadi teman bagi siapa saja yang sedang merenungkan perjalanan hidupnya—membuat mereka menangis, tapi juga merasa tidak sendirian. Jika kamu sedang dalam fase “semua orang dan segala hal datang dan pergi”, lagu ini adalah pengingat yang tepat: terima saja proses itu, karena “come and go” adalah bagian dari hidup yang membuat kita semakin kuat. Dengarkan sekali saja mungkin tidak cukup—karena setiap kali diputar ulang, kamu akan menemukan kedalaman baru dalam kata-kata “they come and go”. Come & Go bukan sekadar lagu patah hati; ia adalah refleksi mendalam tentang sifat sementara segala hal dan keberanian untuk tetap melangkah meski tahu semuanya bisa hilang. Dan itu, pada akhirnya, adalah makna paling indah dari sebuah lagu.
