Review Makna lagu About Damn Time: Sudah Waktunya

Review Makna lagu About Damn Time: Sudah Waktunya

Review Makna lagu About Damn Time: Sudah Waktunya. Di awal 2026, lagu “About Damn Time” milik Lizzo kembali menjadi pembicaraan hangat, terutama setelah pengumuman debutnya di Houston Rodeo pada Maret mendatang. Sebagai penyanyi asal Houston, penampilan perdana ini seperti momen “sudah waktunya” bagi Lizzo untuk kembali ke akarnya, sambil merayakan lagu yang dirilis pada April 2022 sebagai single utama dari album Special. Lagu ini, yang memenangkan Grammy untuk Record of the Year pada 2023, kini mendapat sorotan baru lewat transformasi pribadi Lizzo—termasuk potongan rambut dramatisnya yang ia sebut sebagai “cutting it off” untuk tahun baru—dan pertemuannya dengan SZA di after-party Grammy 2026. Review makna lagu ini menggali esensi “sudah waktunya” sebagai seruan empowerment diri, di mana Lizzo mengajak pendengar keluar dari keterpurukan dan merangkul kepercayaan diri. Dengan beat disco-funk yang groovy, lagu ini tetap relevan di era self-care yang semakin dominan, mengingatkan bahwa perubahan positif bisa dimulai kapan saja. REVIEW FILM

Latar Belakang dan Penciptaan Lagu: Review Makna lagu About Damn Time: Sudah Waktunya

Lizzo, atau Melissa Viviane Jefferson, lahir di Detroit tapi besar di Houston, Texas, di mana ia mulai karier musiknya sebagai rapper dan flutist. Album Special dirilis pada Juli 2022, dan “About Damn Time” menjadi pintu masuknya, diproduksi oleh Ricky Reed (Eric Frederic) dengan kontribusi penulisan dari Lizzo sendiri, Blake Slatkin, Theron Thomas, dan lainnya. Lagu ini terinspirasi dari pengalaman pribadi Lizzo selama pandemi, ketika ia merasa stuck dan butuh dorongan untuk bangkit. Elemen musiknya memadukan disco era 1970-an dengan funk modern, lengkap dengan bassline catchy dan horn sections yang energik, mirip gaya Earth, Wind & Fire atau Donna Summer.
Proses penciptaannya berlangsung di studio Los Angeles, di mana Lizzo bereksperimen dengan sound upbeat untuk kontras dengan lirik yang jujur tentang struggle emosional. Video musiknya, disutradarai oleh Christian Breslauer, menampilkan Lizzo berubah dari rapat membosankan menjadi diva disco, simbolisasi transformasi. Lagu ini langsung sukses, debut di nomor 3 Billboard Hot 100 sebelum naik ke puncak, dan menjadi lagu pertama Lizzo yang mencapai satu miliar stream di Spotify. Di 2026, dengan debut RodeoHouston, Lizzo berencana membawakan versi live yang lebih intens, mungkin dengan elemen flute solo khasnya, menandai kembalinya ke panggung besar setelah fokus pada kesehatan mental dan fisik. Ini bukan sekadar lagu; ia adalah manifesto Lizzo untuk self-love, dibuat saat ia menghadapi kritik tubuh dan tuntutan hukum, tapi tetap tegar.

Analisis Lirik dan Makna Mendalam: Review Makna lagu About Damn Time: Sudah Waktunya

Inti makna “About Damn Time” adalah seruan untuk melepaskan beban dan merayakan diri sendiri. Lirik pembuka, “It’s bad bitch o’clock, yeah, it’s thick-thirty,” langsung menetapkan nada percaya diri, dengan “bad bitch” sebagai istilah empowerment bagi wanita kuat. Chorus ikonik: “In a minute, I’ma need a sentimental man or woman to pump me up / Feeling fussy, walkin’ in my Balenci-ussies, tryna bring out the fabulous / ‘Cause I give a f— way too much / I’ma need like two shots in my cup / Wanna get up, wanna get down / Mm, that’s how I feel right now” — mencerminkan perjuangan keluar dari “funk” atau depresi, dan memilih kegembiraan.
Secara mendalam, “sudah waktunya” melambangkan momen epifani di mana seseorang memutuskan untuk berubah. Lizzo menyisipkan elemen sensual dan humoris, seperti “Turn up the music, turn down the lights / I got a feelin’ I’m gon’ be alright,” yang mengajak pendengar untuk dance away masalah. Makna ini terhubung dengan perjalanan Lizzo sendiri, dari body positivity hingga menghadapi isu kesehatan mental. Di bridge, “I’ve been so down and under pressure / I’m way too fine to be this stressed, yeah,” ia akui kerentanan, tapi segera balik ke afirmasi: “I’m not the girl I was or used to be / Uh, bitch, I might be better.” Musikalitasnya mendukung—dengan tempo 109 BPM dan synth disco—membuatnya seperti obat penghilang stres. Di 2026, interpretasi ini berkembang; banyak penggemar melihatnya sebagai anthem untuk resolusi tahun baru, seperti potongan rambut Lizzo yang simbolis “cutting off” hal negatif, atau perayaan di after-party Grammy di mana ia bertemu SZA, rekan di lagu “Special”.

Dampak Budaya dan Penerimaan Saat Ini

Sejak rilis, “About Damn Time” telah membentuk budaya pop dengan pesan inklusifnya. Lagu ini menjadi soundtrack challenge TikTok, di mana jutaan pengguna menari untuk “sudah waktunya” berubah, mendorong tren body positivity dan mental health awareness. Di penghargaan, selain Grammy, ia memenangkan Song of the Year di iHeartRadio Music Awards 2023. Kritikus memuji keasliannya, seperti bagaimana Lizzo campur rap dengan vokal soulful, membuatnya crossover ke genre pop, R&B, dan dance.
Dampaknya global: di Indonesia, lagu ini populer di playlist Spotify dan sering diputar di gym atau event motivasi, resonan dengan budaya yang semakin sadar self-care. Di Amerika, ia jadi anthem LGBTQ+ dan komunitas plus-size, dengan Lizzo sering tampil di Pride events. Namun, kontroversi muncul saat lagu diputar tanpa izin di acara politik, memicu Lizzo untuk ancam tuntutan hukum, menegaskan kontrol atas karyanya. Di 2026, penerimaan tetap kuat; dengan update berat badan Lizzo yang turun 60 pon melalui gaya hidup sehat, lagu ini seperti validasi perjalanannya. Debut di RodeoHouston, acara rodeo terbesar dunia, akan menarik 2,5 juta pengunjung, di mana Lizzo rencanakan setlist termasuk “About Damn Time” dengan outfit cowboy-modern. Ini membuktikan lagu ini tak lekang waktu, terus menginspirasi di tengah tren musik yang bergeser ke AI dan kolaborasi virtual.

Kesimpulan

“About Damn Time” tetap menjadi simbol kekuatan diri, dengan makna “sudah waktunya” yang mendorong perubahan positif. Melalui lirik jujur dan beat menular, Lizzo berhasil ciptakan anthem yang relevan dari 2022 hingga 2026, terbukti dari debut Rodeo dan transformasi pribadinya. Di dunia yang penuh tekanan, lagu ini mengingatkan bahwa empowerment dimulai dari dalam, dan saatnya untuk “turn up the music” serta merayakan diri. Dengan dampak budayanya yang luas, lagu ini bukan hanya hit, tapi legacy Lizzo yang abadi.

BACA SELENGKAPNYA DI…

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *