Makna Lagu Style – Taylor Swift

makna-lagu-style-taylor-swift

Makna Lagu Style – Taylor Swift. Lagu “Style” dari Taylor Swift menjadi salah satu karya yang paling ikonik karena berhasil memadukan cerita hubungan romantis dengan sentuhan estetika dan atmosfer pop yang kuat. Di balik ritme yang energik, lagu ini menyimpan makna tentang hubungan yang sulit berakhir meskipun penuh dinamika. “Style” bukan sekadar kisah cinta yang indah, tetapi juga potret pola relasi yang berulang: putus, kembali bersama, lalu jatuh pada siklus yang sama. Lewat liriknya, lagu ini menggambarkan ketertarikan kuat dua orang yang saling melengkapi, tetapi tidak sepenuhnya cocok. Konsep “gaya” dalam judulnya merujuk pada sesuatu yang tak lekang oleh waktu, perasaan yang selalu kembali meski logika berkata sebaliknya. REVIEW WISATA

Gambaran hubungan yang tak pernah benar-benar usai: Makna Lagu Style – Taylor Swift

Salah satu makna utama dari “Style” adalah penggambaran relasi yang terus berulang, seolah tidak pernah menemukan titik selesai. Lagu ini menunjukkan pasangan yang sadar bahwa hubungan mereka penuh masalah, namun tetap kembali karena daya tarik emosional dan fisik yang begitu kuat. Setiap pertemuan diwarnai perasaan familiar: sudah tahu akhir ceritanya akan sama, tetapi tetap memilih untuk menjalani. Relasi seperti ini sering terjadi dalam kehidupan nyata, ketika dua orang berada di antara pilihan untuk melepaskan atau bertahan. “Style” menangkap momen itu dengan jujur—bukan dengan nada menghakimi, melainkan dengan pengakuan bahwa perasaan kadang lebih dominan dibanding logika.

Simbolisme estetika dan citra diri

Lagu ini juga sarat simbolisme visual yang berkaitan dengan “gaya”, mulai dari penampilan, sorotan lampu malam, hingga citra klasik yang melekat pada masing-masing tokoh. Semua unsur tersebut bukan sekadar deskripsi, tetapi gambaran bagaimana dua karakter dalam lagu saling melihat dan mendefinisikan satu sama lain. Penampilan menjadi metafora ketertarikan yang sulit dihindari. Bahkan ketika hubungan dipenuhi kesalahan, ada sesuatu dalam “gaya” masing-masing yang terasa cocok dan saling menarik. Di balik simbol-simbol ini, lagu menyoroti bagaimana citra diri dan daya tarik personal sering memainkan peran besar dalam mempertahankan hubungan, meski dari sisi emosional belum tentu sehat.

Pertentangan antara logika dan perasaan: Makna Lagu Style – Taylor Swift

“Style” juga berbicara tentang konflik batin antara mengetahui apa yang benar dan melakukan apa yang dirasa. Tokoh dalam lagu menyadari adanya kebohongan, keraguan, dan pola buruk yang terus berulang, tetapi tetap kembali karena rasa yang belum selesai. Di sinilah lagu ini terasa dekat dengan pendengar: pilihan dalam hubungan tidak selalu rasional. Ada dorongan untuk kembali pada sesuatu yang sudah dikenal, meskipun sadar bahwa itu mungkin bukan keputusan terbaik. Lagu ini tidak menawarkan solusi, melainkan menggambarkan realitas bahwa sebagian hubungan memang bergerak di wilayah abu-abu—tidak sepenuhnya salah, tetapi juga tidak benar-benar tepat.

kesimpulan

Secara keseluruhan, “Style” dapat dimaknai sebagai refleksi tentang hubungan yang klasik, magnetis, dan sulit dilepaskan. Lagu ini menyoroti siklus datang dan pergi, daya tarik yang tak pudar, serta pertentangan antara logika dan perasaan. Simbolisme “gaya” menggambarkan sesuatu yang terus kembali dan tampak abadi, meski penuh retakan di dalamnya. Melalui musik yang catchy dan lirik yang lugas, lagu ini mengajak pendengar melihat sisi manusiawi dari hubungan yang rumit: bahwa tidak semua kisah cinta harus sempurna untuk terasa kuat. Justru ketidaksempurnaan, nostalgia, dan keterikatan emosional yang menjadikannya bermakna.

BACA SELENGKAPNYA DI…

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *